Karya Inovasi Pembentukan dan pelaksanaan KP-ASI dalam rangka Peningkatan Cakupan ASI Eksklusif di Desa Dawan Klod

KARYA INOVASI
PEMBENTUKAN DAN PELAKSANAAN KEGIATAN KP-ASI
DALAM RANGKA PENINGKATAN CAKUPAN ASI EKSKLUSIF
DI DESA DAWAN KLOD

Oleh : Komang Sri Widiantari


BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Kesehatan merupakan karunia Tuhan yang sangat berharga dan salah satu hak dasar manusia. Kesehatan juga merupakan salah satu dari tiga faktor utama selain sektor pendidikan dan pendapatan yang menentukan Indeks Pembangunan Sumber daya Manusia. Peningkatan derajat kesehatan akan memberikan sumbangan nyata dalam meningkatkan daya saing bangsa yang sangat diperlukan dalam era globalisasi.Hal ini sesuai dengan tujuan Pembangunan Kesehatan yaitu Indonesia Sehat 2010 yang menggambarkan bahwa pada tahun 2010 Bangsa Indonesia hidup dalam lingkungan yang sehat,berperilaku hidup bersih dan sehat,serta mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata sehingga memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.Untuk mendukung hal tersebut pemerintah menetapkan Visi Pembangunan Kesehatan yaitu : Masyarakat Yang Mandiri Untuk Hidup Sehat, dengan Misi yaitu: Membuat Rakyat Sehat dengan strategi menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat berupaya untuk memfasilitasi percepatan dan pencapaian derajat kesehatan yang setinggi-tingginya bagi seluruh penduduk.

Berbagai upaya dilakukan untuk menyukseskan Program Pembangunan Kesehatan tersebut, salah satunya dengan mengembangkan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) salah satunya Pembentukan Kelompok Pendukung ASI. dengan dukungan pelayanan serta pembinaan teknis dari petugas kesehatan yang mempunyai nilai strategis untuk pengembangan sumber daya manusia sejak dini. Kelompok pendukung ASI memberikan pengetahuan pada Ibu tentang pentingnya memberikan ASI Eksklusif pada bayi sehingga dapat meningkatkan kecerdasan dan pertumbuhan, melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi dan menghindarkan bayi dari alergi dan diare.

B. GAMBARAN UMUM DESA DAWAN KLOD

1. DATA WILAYAH

Puskesmas Pembantu Dawan Klod ada di wilayah kerja Puskesmas Dawan I Kecamatan Dawan,Kabupaten Klungkung,dibangun pada tahun 1978 dan mulai beroperasi pada tahun 1978 dengan memiliki luas wilayah 4,30 Km² merupakan daerah perbukitan dengan curah hujan rendah tiap tahunnya. Tiap desa dapat dijangkau dengan kendaraan roda 2 atau roda 4 jalan beraspal.Puskesmas Pembantu Dawan Klod dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:

Sebelah Utara : Desa Dawan Kaler

Sebelah Timur : Desa Pikat

Sebelah Barat : Desa Gunaksa

Sebelah Selatan : Desa Kusamba

Secara administrasi Desa Dawan Klod terdiri atas empat Dusun yaitu Dusun Dlood Buug, Dusun Tengah, Dusun Sangging, Dusun Pande.Secara adat desa Dawan Klod terdiri atas 4 banjar adat yaitu Banjar Dlood Buug, Banjar Tengah, Banjar Sangging, dan Banjar Pende. Di desa Dawan Klod terdapat 4 (empat) posyandu yaitu Posyandu Anggrek, Posyandu Sedap Malam, Posyandu Melati, dan Posyandu Lely.

2. DATA DEMOGRAFI

Jumlah penduduk desa Dawan Klod 2.703 jiwa terdiri dari laki-laki 1.353 jiwa dan perempuan 1.350 jiwa, dengan jumlah KK 630. Secara rinci dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 1. Jumlah Penduduk Desa Dawan Klod Berdasarkan Jenis Kelamin

DUSUN KK LAKI PEREMPUAN JUMLAH
Dlod Buug 130 257 260 517
Tengah 204 447 435 883
Sangging 183 391 416 807
Pande 113 258 239 497
Total 630 1353 1350 2703

Sumber: Profil Desa Dawan Klod Tahun 2010.

Secara umum mata pencaharian penduduk di Desa Dawan Klod sebagian besar buruh dengan jumlah 295 orang, petani 264 orang PNS 75 orang, Pedagang 28 orang, TNI/POLRI 20 orang dan lain – lain.

3. KEADAAN DAN MASALAH

Berdasarkan hasil pencapaian program gizi khususnya ASI Eksklusif di desa Dawan Klod pada tahun 2009 sampai dengan 2010 ditemukan masalah, masih banyak Bayi 0 – 6 bulan tidak diberikan ASI Eksklusif dimana dapat kita lihat dari hasil pencapaian sebagai berikut:

  • Pada tahun 2009 dari 27 bayi yang berumur 0 – 6 bulan hanya 13 yang lulus ASI Ekslusif ( 48,14% )
  • Pada tahun 2010 dari 16 bayi umur 0 – 6 bulan hanya 8 yang lulus ASI Eksklusif ( 50 % )

Pencapaian target ASI Eksklusif masih rendah di sebabkan oleh karena:

  • Kurangnya kesadaran dan pemahaman ibu tentang penting pemberian ASI Eksklusif.
  • Kurangnya pengetahuan ibu tentang cara perawatan payudara
  • Kurangnya pengetahuan ibu tentang gizi ibu menyusui
  • Masih banyak ibu menyusui bekerja diluar rumah
  • Maraknya iklan susu formula dimedia cetak dan elektonik.

Inilah kendala – kendala yang dihadapi para pengelola program dan kedepan harus diminimalkan atau dieleminasi oleh setiap penanggung jawab Kesehatan Ibu dan Anak di lapangan. Petugas kesehatan khususnya bidan memegang titik strategis karena berperan sebagai ujung tombak lapangan dimana berhadapan langsung dengan masyarakat.

Dengan melihat Pencapaian ASI Eksklusif yang masih kurang, maka saya selaku Bidan Desa Dawan Klod mencoba melakukan inovasi dengan membentuk KP-ASI pada bulan juli 2010 bekerja sama dengan lintas program terkait.

BAB II

PELAKSANAAN KEGIATAN

A. PEMBENTUKAN KELOMPOK PENDUKUNG ASI

Di Desa Dawan Klod terdapat 1 (satu) kelompok pendukung ASI dengan jumlah peserta 10 ( sepuluh ) orang, yang diambil dari ibu – ibu yang sudah lulus ASI Eksklusif di masing – masing dusun.

Pembentukan kelompok pendukung ASI dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2010 didukung dengan SK Pembentukan KP-ASI oleh Kepala Desa Dawan Klod.

 

B. PELAKSANAAN KEGIATAN KELOMPOK PENDUKUNG ASI (KP-ASI) DI DESA DAWAN KLOD

1. JADWAL KEGIATAN

Pelaksanaan kegiatan kelompok pendukung ASI dilaksanakan setiap bulan pada hari sabtu minggu ke tiga bertempat di Balai Desa Dawan Klod, setiap pelaksanakan dibantu oleh tim pembina KP-ASI Puskesmas Dawan I dan bidan yang mewilayahi Desa Dawan Klod

2. KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kader Kelompok Pendukung ASI adalah :

  • Memberikan penyuluhan tentang ASI Eklusif ( pengertian, keuntungan dan kerugian dan manfaat pemberiaan Asi pada bayi)
  • Perawatan buah dada ( perawatan buah dada bengkak, perawatan puting susu lecet dan perawatan peradangan pada buah dada )
  • Penyuluhan Gizi Ibu hamil dan ibu menyusui
  • Penyuluhan tentang cara menyimpan ASI

1). Tujuan

  • Umum : Meningkatkan, pengetahuan, sikap dan perilaku ibu tentang pentingnya pemberian ASI Eksklusif pada bayi.

- Khusus :

  • Meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku para ibu.
  • Meningkatkan kesadaran pemberian ASI secara eksklusif
  • Meningkatkan pengetahuan ibu akan pentingnya ASI Eksklusif

2). Sasaran :

  • Ibu hamil
  • Ibu yang mempunyai bayi 0 – 6 bulan

3). Waktu

  • Penyuluhan oleh kader KP-ASI dilaksanakan setiap bulan hari Sabtu minggu ketiga dan lama kegiatan 45 – 60 menit.

4). Persiapan

a). Pembinaan kelompok KP-ASI

  • Merupakan kegiatan dalam rangka mempersiapkan kader KP-ASI oleh tim pembina KP-ASI Puskesmas Dawan I yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang ASI Exlusif, perawatan buah dada dan cara penyimpanan ASI. Pembinaan dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan September 2010, sehingga dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, kelompok KP-ASI dapat menjadi fasilitator / motivator pada setiap kegiatan yang dilaksanakan.

b). Sosialisasi tentang KP-ASI

  • Sosialisasi dilaksanakan pada bulan Oktober 2010 oleh Tim pembina KP-ASI Puskesmas Dawan I beserta Kader KP-ASI desa Dawan Klod disetiap posyandu, PKK dusun dan PKK Desa.

c). Persiapan alat-alat.

Pada kegiatan KP-ASI membutuhkan sarana dan prasarana antara lain :

  • Banjar / Balai Desa.
  • Buku Pedoman tentang ASI Eksklusif.
    • Alat peraga dan alat praktek demo.
    • Lembar balik dan pantum

Alat – alat diatas kami dapatkan dukungan dari Dinas Kesehatan, Puskesmas Dawan I, dan swadaya masyarakat.

5) Hasil Kegiatan KP-ASI

Untuk pertama kalinya pelaksanaan KP-ASI dilaksanakan pada bulan Nopember 2010 bertempat di Balai Desa dan dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Setiap kegiatan akan dipandu oleh 10 orang kader KP-ASI sebagai fasilitator dibantu oleh Tim pembina KP-ASI Puskesmas Dawan I dengan pembagian materi sebagai berikut :

  • Pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 20 November 2010 dengan materi tentang ASI Eksklusif, dengan jumlah peserta 13 orang
  • Pertemuan kedua dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2010 dengan materi perawatan payudara dengan jumlah peserta 12 orang
  • Pertemuan Ketiga dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2011 dengan materi gizi ibu hamil dan menyusui dengan jumlah peserta 16 orang
  • Pertemuan keempat dilaksanakan pada tanggal 19 Pebruari 2011 dengan materi cara penyimpanan ASI dengan jumlah peseta 16 orang

6). Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan

Penilaian pelaksanaan kegiatan KP-ASI dilaksanakan dengan menggunakan 2 (dua) indikator, yaitu :

a). Indikator Proses

Dari indikator proses dapat dinilai keberhasilan pelaksanaan melalui :

  • Kehadiran Peserta
  • Partisipasi Peserta

Partisipasi peserta pada setiap pertemuan adalah aktif dalam mengikuti kegiatan diskusi dengan mengungkapkan pengalaman pribadi, memberi dan menjawab pertanyaan serta mengajukan kebutuhan masalah yang akan dibahas untuk pertemuan selanjutnya.

b). Indikator outcome

Dari indikator outcome dapat dinilai keberhasilan pelaksanaan kegiatan melalui :

  • Hasil Test yang dilakukan

Rata- rata nilai pre test dan post test peserta pada pertemuan KP-ASI dapat dilihat pada tabel berikut :

Dari tabel di atas dapat dilihat adanya peningkatan nilai pre test ke post test. Ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu tentang ASI Eksklusif setelah diberikan materi.

 

7). Pencatatan/Pelaporan

Menggunakan registrasi yaitu buku bantu ASI Eksklusif dan pelaporan menggunakan LB3 Gizi.

BAB III

PENUTUP

 

 

A. KESIMPULAN

Pelaksanaan kegiatan inovatif berupa pembentukan kader KP-ASI untuk pertama kalinya dilaksanakan di Desa Dawan Klod. Berdasarkan hasil Pre-test dan Post Test yang telah dilaksanakan maka didapatkan hasil sebagai berikut :

Hasil post test pada ibu hamil dan ibu menyusui , rata-rata terjadi peningkatan pengetahuan ibu dari sebelum dilakukan intervensi sampai selesai dilakukan intervensi dalam hal : materi ASI Eksklusif (20), materi perawatan payudara (10), Gizi Ibu hamil dan Ibu Menyusui (10), dan Cara penyimpanan ASI (20)

B. USUL DAN SARAN

Kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, agar menyediakan lebih banyak buku-buku materi yang berkaitan dengan ASI Eksklusif dan leaflet serta setiap Puskesmas agar disediakan/diberikan pantum payudara.

Kepala UPT Puskesmas Dawan I, agar memberikan dukungan secara moril dan meteriil yang dibutuhkan demi kelancaran pelaksanaan program.

Kepala Desa Dawan Klod, agar tetap memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan KP-ASI, sehingga pelaksanaanya tetap berlanjut.

Kepada kader dan masyarakat, dukungan dan partisipasinya yang sudah baik agar dipertahankan dan bila memungkinkan untuk ditingkatkan.

Inovasi (3), Pustu Dawan Klod

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>